Hypnotico
anak rumahan. ceroboh. culun. hidup di alam bebas. habitatnya liar. primitif namun tidak rimba apalagi buas. nyali ayam. pedestrians selama enam tahun. sederhana. langganan sial. banyak kasus.

Profile Diary Tumblr Twitter
Good hit
Place your tagboard here: 200 x 200 pixels ;)
"Sihir si Penyihir Kecil"
Posted by I'm brigbrug on < $BlogDateHeaderDate$>
Alohaaaa guys!
seperti biasa brigit si penyihir (gagal) kecil  akan menyihir kalian semua dengan cerita gak jelas dari dunia sihir huahahahahaha..
nah, sekarang waktunya kalian duduk manis dan mendengarkan dongeng-dongeng dari brigit
kali ini brigit mau mendongeng tentang "Sihir si Penyihir Kecil", *dongeng ini hanyalah fiktif belaka demi hiburan semata (?)
oke, mari kita mulai..
ehemm..

Suatu hari di dunia sihir, hiduplah seorang penyihir kecil nan culun bernama brenda. Brenda adalah penyihir yang pemalu dan memiliki nyali kecil, sekecil dirinya. Brenda masuk pendidikkan sekolah menegah  pertama sihir di salah satu sekolah ternama di daerahnya. Disana brenda bertemu banyak penyihir cilik lainnya, dia juga berteman dengan mereka. Di sekolah brenda banyak sekali kegiatan yang dapat diikuti oleh para penyihir disana, yang paling terkenal dan diincar adalah OSIS (Organisasi Siswa Sihir Sekolah) dan Pramuka (Pelatihan Dasar Sihir Terkemuka). Untuk kegiatan Pramuka, seluruh murid kelas awal diwajibkan ikut dan akan dibimbing oleh kakak CDP (Calon Dewan Penyihir) dari kelas menengah serta diawasi juga oleh kakak DP (Dewan Penyihir) dari kelas atas. Dalam kegiatan tersebut setiap murid diwajibkan memiliki kelompok beserta anggotanya, brenda berkelompok dengan para penyihir kecil dari jurusan berbeda. Mereka pun mulai menjadi teman baik. Di kelas, brenda juga memiliki banyak teman, ada 44 penyihir kecil yang menjadi teman kelasnya dua diantaranya adalah penyihir pindahan dari daerah lain. Banyak cerita yang dialami brenda selama berada di kelas, dan banyak yang membuat dia terngiang selama nyaris tiga taun dia menuntut ilmu sihir disana.
Sekarang adalah taun-taun terakhir brenda dan angkatannya berada disana. Banyak hal yang brenda pikirkan karna hal tersebut.Pertama dia ingin membuat taun terakhirnya disana jadi berkenang buatnya dan kedua adalah dia ingin berteman (?) Anehkan? padahal diakan sudah punya banyak teman, masa ada yang kurang? siapa ya?

Jadi, ada satu siswa sihir yang membuat brenda amat penasaran sekian lama. Si penyihir kecil yang membuatnya penasaran ini bukanlah seorang penyihir profesional ataupun unik, namun kehadirannya selalu brenda tunggu-tunggu. Penyihir tersebut sukses besar menyita perhatian brenda terutama selama sisa-sisa taun terakhirnya disana. Huft tapi sayang brenda selalu saja ragu, untuk memulai pembicaraan saja dia tidak punya nyali. Penyihir yang berhasil menyita perhatiannya ini sekaligus siswa sihir yang paling ditakutinya! bukan karena dia brandal, bukan karena dia sangar apalagi kejam dan suka mengutuk! bukan! bukan! dan bukan! salah besar kalo kalian berpikir begitu! Namun sayang setiap taunnya brenda mendapat banyak berita kejutan yang membuatnya cukup terkejut! berita kejutan itu bukan berita menyenangkan malah sebaliknya! ada saja tiap taunnya, bahkan sampai taun terakhir ini! Terkadang teman-teman brenda juga memberinya solusi yah biarpun gak semuanya bisa dibilang solusi sih hehe. Teman-temannya menganjurkannya untuk mempergunakan kemampuan sihirnya, tapi apa daya, brenda terlalu takut untuk mempraktekkannya. Padahal sudah sering kali dia nyaris mengikuti kata hati teman-temannya. Yah, tapi sihir tetaplah sihir, kita tidak bisa melanggar karma sihir. Ada dua karma hukum sihir, yakni: sihir tidak bisa membunuh plus sihir tidak bisa menjamin perasaan siapa pun! Jadi, secanggih canggihnya mantra yang kita punya tak menjamin berhasilnya kita mengubah perasaan siapa pun, catat itu baik-baik! Maka dari itu brenda tidak berani ambil resiko, yah karena nyali kecilnya itu. Brenda hanya bisa memandang si penyihir yang membuatnya pensaran tadi  dari jauh dan kadang tanpa sadar dia telah banyak membuang waktu hanya untuk melihatnya.

Ada suatu kejadian yang membuat brenda mati kutu, cenat cenut, klepek-klepek atau apalah itu. Pagi itu brenda datang agak siang dan bell sekolah nyaris saja berbunyi. Setelah sampai dikelas dia dikejutkan dengan tugas rumah yang belum dikerjakannya. Langsung saja cepat-cepat dia menyambar bangku dan mengambil bukunya. Tanpa sadar penyihir yang membuatnya mati pensaran itu datang dan duduk di atas mejanya sambil berbincang dengan teman-temannya. Saat itu brenda sedang sibuk mengerjakan prnya, saking paniknya dia tak sadar kalau penyihir yang membuatnya mati kutu itu mengajak bicara! yah, karena sibuk dengan prnya brenda menjawab tiap pertanyaan si penyihir tadi dengan jutek stengah membentak! sampai akhirnya si penyihir tadi berkata,"gak usah terlalu panik brend, ya maaf deh kalo ganggu" sambil tersenyum, mendengar itu brenda segera menoleh pada penyihir tadi dan barulah dia sadar bahwa sedari tadi yang mengajaknya berbincang ternyata penyihir itu! menyesal stengah mampuslah brenda! Pernah juga kejadian, waktu itu hujan turun sangat deras. Hal itu memaksa brenda untuk tetap berteduh disekolahnya. Hari itu suasana kelas sangat ramai dan cenderung rimba serta primitif. Brenda tidak ikut berimba ria dengan kawan-kawannya karena faktor moodnya yang tidak mendukung. Dia hanya berdiri di teras depan kelasnya sambil menatap hujan saat itu. Tiba-tiba datanglah si penyihir tersebut dan lagi-lagi brenda tak sadar hal itu. Penyihir tersebut mengajaknya berbincang, dan berdiri persis disebelahnya. Brenda baru menyadari bahwa yang berdiri disebelahnya adalah penyihir yang dikaguminya setelah penyihir tersebut pergi serta berkata,"Jangan nekat pulang, sakit tau rasa lo!" kata penyihir tersebut.
Dua kejadian tadi sering menghantui pikiran brenda. Yah, mungkin kini saatnya brenda untuk mempraktekkan ilmu sihirnya dan mengikuti kata hati teman-temannya. Semoga brenda cukup nyali untuk melakukan hal tersebut. Semangat brenda!

Nah, begitulah kisah dongeng diatas..
Gak jelas? siapa suruh baca!
Bodo amat deh penilaian kaliam tentang dongeng diatas,
suka gak suka tetep thenkyu!

Layout by Kaye Coco. Image from Tumblr. Color codes from Colour Lovers.